Isdah Ahmad

captured in fast script motion

February 13, 2008

Laporan lingkungan bertumpuk calon sampah baru

Beberapa minggu yang lalu saya berserta teman-teman mempunyai tugas untuk membuat laporan mengenai Adiwiyata. Apa itu Adiwiyata? Adiwiyata sama seperti lomba Adipura tapi untuk tingkat sekolah. Laporan itu merupakan hasil dari kegiatan kepedulian sekolah terhadap lingkungan, dari kegiatan siswa menanam pohon, pelestarian lingkungan sekolah dengan pembangunan Green House, sampai dengan pengolahan sampah organik.
Laporan yang dibuat terdiri dari enam buku dan itu harus rangkap dua, satu dikirim ke Jakarta dan satunya dikirim ke Surabaya. Dalam satu buku laporan terdiri dari puluhan lembar kertas A4S (80gram) ditambah kertas photo glossy. Dan dalam pembuatan laporan itu juga menghabiskan tinta beberapa botol. Jumlah tersebut memang cukup ironis, dimana kita mengkampanyekan untuk mengurangi penggunaan sampah kertas dan plastik berlebih tetapi kita malah banyak menghamburkan kertas terlebih lagi ketika salah mencetak atau paper-jam yang membuat kertas lusuh.Dengan tebalnya laporan tersebut, saya sedikit ragu apakah laporan tersebut dibaca dan dianalisa satu per satu oleh petugas yang berwenang. Kenapa mereka tidak menilai secara obyektif saja dengan datang dan melihat sekolah tersebut?

Solusinya bagaimana? Mengapa kita tidak memberikan kepada juri berupa file dengan format Portable Document Format (PDF). Padahal file dengan format PDF tersebut merupakan dokumen resmi. Dengan begitu berapa banyak pohon yang terselamatkan? Berapa banyak sampah yang berkurang?



11 Comments

  1. kan bisa didaur ulang lageee… :p


  2. Siiiip…..program yang positif lah.
    soal file pdf, setuju banget lah!


  3. kalo pake PDF, matanya dewan juri bisa rusak, karna mereka harus membaca laporan yang sangat tebal di depan komputer. Tapi saya rasa ini jauh lebih baik dari pada menggunakan kertas


  4. wow, sukses deh buat program Adiwiyata nya :)
    mantabh


  5. ojo cuman bengok2 di blog tok jes, teriakkan gelisah hatimu

    *halah, iki omong opo toh*


  6. Dumeh dadi guru, kabeh masalah sekolah di lebokne BLOG!

    *kabur*


  7. madhep mendhuwur, karo merenges…
    Dumeh nduwe mac, kabeh masalah mac dilebokne BLOG!


  8. *madhep mendhuwur pisan, karo kukur-kukur*
    Dumeh dadi dosen, nggae avatar kok brewoken.

    Bytheway, anyway, busway, buat pemilik blog ini:

    NAMA COMMENTER MBUK YA DILINK KE URL YANG DIISIKAN. HA BUAT APA NGISI URL KALO GAK DIKANGGEKAN.

    *ngumbe jahe*



  9. aLe

    iya neh,
    kok link nya para komentator ga di kasih?

    *sengaja gak fokus ke artikel*

    *nyruput jus tomat*


  10. wah jadi pengen jus apukat…

    *pake sandal*



  11. h4n2k

    hohohoho…

    kalo jadi pdf kasihan mas2 tukang loak yang biasa muter2 ke rumah kita..
    luamayan lho dulu 1 kg nya Rp.700,-

    jangan2 nanti file pdf juga dijual loak an :p


Leave a Reply




↑ Top