Archive for the ‘Jalan-jalan’ Category

Jazz time with Farbig

Friday, April 18th, 2008

GuM dapat SMS dari Mba’ Wina (vokalis Farbig Band) untuk datang ke Cinemax Cafe di sawojajar. Penasaran juga dengan yang namanya Farbig, soalnya dulu GuM pernah mengajak saya untuk nonton jazz di Santika tapi saya tidak bisa karena waktu itu masih kerja di malam hari. Kalau tidak salah waktu di Santika itu band jazz seluruh Surabaya (Surabaya All Star) tampil.

Semalam saya SMS Oom Meru untuk bergabung dengan kita menikmati jazz, kabarnya dia terakhir nonton jazz waktu Tompi konser di kota Malang. Yeah rite , IMHO penggemar musik jazz bisa dibilang cukup sedikit di kota Malang. Jadi para pemusik jazz kadang berpikir dua kali sebelum hijrah ke Malang.

Saya baru tahu kalau di Malang ada komunitas jazz *sweeeer*. Komunitas itu disebut MJF - Malang Jazz Forum . Komunitas ini baru terbentuk, semoga menjadi komunitas besar dan selalu menebarkan racun jazz ke semua kalangan. Bagi kalian yang merasa penggemar musik jazz silahkan bergabung di MJF. Orangnya asik-asik padahal lom kenal .

Minggu depan hari Kamis, masih ada sesi jazz di tempat yang sama dan tetap bersama Farbig. Kalau mau bergabung silahkan saja. Atau mau datang bersamaan? u know where to find me :d

Kritik dan Saran:

  • Menu di cinemax cafe tolong diperbaiki.
  • Espresso koq manis?
  • Kopinya gag enak

Belajar hunting

Monday, March 10th, 2008

Perburuan pertama saya dapat dibilang cukup istimewah karena saya belajar banyak dari fotografer yang asli bukan wannabe seperti saya.

Hari sebelumnya Rano a.k.a Sastro melalui Y!Msg mengajak saya untuk ikut bergabung hunting di Lembah Dieng. Ajakan tersebut dikompori lagi oleh Ferdi a.k.a Wedus. Karena saya sudah tidak sabar untuk belajar fotografi tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan untuk bergabung hunting.

Saya berangkat menuju lokasi bersama Sastro, Decky a.k.a Tumbej dan Yoseph. Sampai di lokasi Lembah Dieng sudah menunggu Galuh yang menganggap saya masih SMA, dan ada Lulu (model). Setelah parkir motor kita langsung menuju ke rumah tua di dekat danau. Hampir mendekati lokasi pemotretan, hujan langsung mengguyur dengan derasnya sehingga kita harus menunggu hingga sedikit reda.

Beberapa saat kemudian ketika kita mencari lokasi pemotretan di dalam rumah tua, Wedus menyusul untuk ikut memeriahkan suasana. Setelah setting kamera kita langsung masuk sesi pemotretan. Tidak lama kemudian menyusul Oom Handa yang datang sambil membawa keperluan untuk lightning yang menurut saya masih cukup rumit.

Setelah sesi pemotretan berakhir datanglah Oom Meru dan Menir Joe. Mereka yang datang terlambat pasti dikarenakan tersesat ketika menuju lokasi pemotretan yang katanya cukup jauh.

Sesi belajar saya berlanjut di acara ngopi di daerah sigura-gura. Dalam acara ngopi banyak hal yang dibahas dari kamera sampai musik jazz *eheum*.

Sebetulnya hari ini ada sesi pemotretan di Pasar Besar jam 8pagi dengan model. Tapi sayang saya tidak bisa bergabung karena sekolah sedang sibuk untuk menyambut tamu dari Singapur. Minggu depan saya tidak sabar untuk belajar lagi. Terima kasih buat Sastro, Wedus, Tumbej, Mba’ Galuh, Oom Handa dan Oom Heru. Saya masih ingin belajar lebih dan explore semua :D

Maaf skrinsyut belum bisa saya tampilkan di sini, karena eh karena harus ijin terlebih dahulu. Kalau penasaran banged pake ‘d’ biar mantab) boleh deh lirik komputer jinjing saya :d

Bunkasai

Monday, March 3rd, 2008

Hari Minggu kemarin Sensei Yanis mengajak saya untuk mengikuti Bunkasai (Festival Budaya Jepang) se-Jatim di Blitar, dalam acara tersebut juga dilaksanakan beberapa lomba. Wah kesempatan yang terhitung cukup langka bagi saya. Dari kejauhan sudah banyak orang yang berbicara dalam bahasa Jepang dan tentu saja ada orang dari Jepang aseli. Saat itu saya merasa seperti menjadi alien yang datang di planet baru dengan rasa penasaran yang tinggi untuk melihat sekeliling.

Dalam festival tersebut saya melihat cara upacara minum teh, pakaian tradisional jepang, boneka jepang, dan beberapa permainan tradisional jepang. Bagaimana dengan kuliner? Tentu saja hal itu pasti tidak ketinggalan, saya mencoba makan Takoyaki. Sayang pilihannya kurang begitu lengkap dalam hal kuliner. Saya jadi ingin untuk mengikuti Bunkasai dan mencoba hal yang baru dan yang baru :d

I think this is one of my best weekend, thanks Sensei Yanis.

Skrinsyut acara tersebut bisa dilihat di sini