<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Isdah Ahmad</title>
	<atom:link href="http://isdahahmad.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://isdahahmad.net</link>
	<description>captured in fast script motion</description>
	<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 08:10:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Good things come to those who wait</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/07/02/good-things-come-to-those-who-wait/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/07/02/good-things-come-to-those-who-wait/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 07:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Shutter]]></category>

		<category><![CDATA[meru]]></category>

		<category><![CDATA[QOTD]]></category>

		<category><![CDATA[sabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Dapat judul di atas dari sini DPS. Dalam urusan jeprat-jepret saya tergolong orang yang tidak sabaran. Alasannya saya takut ketinggalan moment. Berbeda dengan senior saya seperti Mas Meru, dalam sesi &#8220;Street Photograph&#8221; beliau sangat memperhatikan segala sesuatunya.
Apa saja yang diperhitungkan oleh dia? Katanya loh yang pertama dia lakukakan memilih object yang akan difoto kemudia dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dapat judul di atas dari sini <a href="http://digital-photography-school.com/blog/patience-and-photography/" target="_blank">DPS</a>. Dalam urusan jeprat-jepret saya tergolong orang yang tidak sabaran. Alasannya saya takut ketinggalan moment. Berbeda dengan senior saya seperti Mas <a href="http://urem.deviantart.com" target="_blank">Meru</a>, dalam sesi &#8220;Street Photograph&#8221; beliau sangat memperhatikan segala sesuatunya.</p>
<p>Apa saja yang diperhitungkan oleh dia? Katanya loh yang pertama dia lakukakan memilih object yang akan difoto kemudia dia set semua dari framming, aperture &amp; speed. Setelah siap baru dia menunggu object yang pas. Semua yang dilakukan itu bisa sampai 15 menitan. Kalau ditanya hasil jepretannya, maknyuuusss&#8230;</p>
<p>Ada dua tipe fotografer kalau urusan tunggu menunggu:</p>
<ol>
<li>Hemat shutter, biasanya fotografer dengan tipe ini perhitungannya sudah tingkat tinggi bisa dibilang profesional. Ada juga yang bilang fotografer tipe ini kameranya sudah buntut alias shutter sudah sering nyanthol.</li>
<li>Boros shutter, kalau fotografer yang ini jepret setiap ada kesempatan tentu saja perhitungan averture, speed masih perlu. Untuk urusan framming dan moment, ntar di akhir jepretan dia tinggal main hapus atau simpan. Tentu saja ini bagi yang kameranya masih sehat.</li>
</ol>
<p>Kalau saya pribadi masih tergolong newbie, jadi jepret setiap ada kesempatan sambil berguru pada yang senior. Setelah membaca artikel mengenai <a href="http://digital-photography-school.com/blog/patience-and-photography/" target="_blank">Patience and Photography</a>, hmm&#8230; mulai besok setiap jepret harus penuh perhitungan, bukan biar kamera awet tapi untuk hasil yang terbaik memang perlu perhitungan dan kesabaran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/07/02/good-things-come-to-those-who-wait/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MIA: De Kodok</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/07/02/mia-de-kodok/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/07/02/mia-de-kodok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 04:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[kodok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[MIA (Missing In Action): a combatant who has not returned from war and is unaccounted for.
Aku punya sebuah tas Lowepro tipe Nova 4 AW biasanya ada gantungan boneka kecil berbentuk kodok (skrinsyut menyusul). Kesan awal yang ditunjukkan memang terlihat childish banget, sudah orangnya gede + cabi, item, nggantheng sangar koq bawa boneka kodok? Hehehe&#8230; oke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>MIA (Missing In Action): a combatant who has not returned from war and is unaccounted for.</p></blockquote>
<p>Aku punya sebuah tas <a href="http://lowepro.com" target="_blank">Lowepro </a>tipe <a href="http://products.lowepro.com/product/Nova-4%20AW,1975.htm" target="_blank">Nova 4 AW</a> biasanya ada gantungan boneka kecil berbentuk kodok (skrinsyut menyusul). Kesan awal yang ditunjukkan memang terlihat childish banget, sudah orangnya gede + cabi, item, nggantheng <span style="text-decoration: line-through;">sangar</span> koq bawa boneka kodok? Hehehe&#8230; oke lah itu pendapat dari sisi katakanlah &#8220;A&#8221;. Kalau dari sisi &#8220;B&#8221;, aku tuh orangnya gampang terlupakan dikeramaian jadi perlu sebuah identity &#8220;Hey, I&#8217;m here&#8221;.</p>
<p>Hari senin kebetulan iseng bikin sesi foto di Kedai 27 yang didekor menjadi sebuah studio foto. Modelnya ce biasa yang di-make over oleh Chacha, hingga dia menjadi terlihat spesial. Wah kalau cerita mengenai sesi foto ini ntar dipostingan setelah ini.</p>
<p>Setelah acara berakhir, saya pulang dan *speechless* De Kodok tidak bergelantungan di tasku. Pasti ada yang mengambil tidak mungkin jatuh begitu saja. Aku langsung SMS teman yang mengambil De Kodok. Aku SMS dia tidak hanya sekali saja, nampaknya tidak ada tanggapan yang positif.</p>
<p>Orang kadang melihat dari sisi dia bahwa itu barang tidak berguna bagi yang punya hanya hiasan saja. Padahal dari sisi aku, ada cerita, kenangan atau biasa disebut &#8220;The Story Within&#8221; dari negeri seberang sewaktu aku mencoba untuk mengembara *halah*.</p>
<p>Aaaarrrgghh&#8230; gara&#8221; itu moodku untuk memfoto menjadi hilang, tapi sudahlah mau gimana lagi. Kita ambil dari sisi positif saja, dia lebih membutuhkan itu dari pada aku. Omong-omong kenapa dia gag ngambil yang punya saja daripada kodoknya?</p>
<p>*tendang&#8221; fia!!!*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/07/02/mia-de-kodok/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>30GB duit yang menghilang</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/06/26/30gb-duit-yang-menghilang/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/06/26/30gb-duit-yang-menghilang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 03:31:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[HD]]></category>

		<category><![CDATA[partition magic]]></category>

		<category><![CDATA[PLN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Sore itu saya mengais sisa space hardisk yang menipis. Postingan untuk ulang tahun id-Gmail beserta foto-foto kopdar dan foto narsis saya. Rencananya posting untuk esok hari. Klik kanan kiri ada perasaan sedikit mengganggu melihat space tinggal 2GB di salah satu partisi.
Muncul ide untuk merge partition (menggabungkan dua atau lebih partisi menjadi satu) sambil berpikiran besok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore itu saya mengais sisa space hardisk yang menipis. Postingan untuk ulang tahun <a href="http://groups.google.com/group/id-gmail" target="_blank">id-Gmail</a> beserta foto-foto kopdar dan foto narsis saya. Rencananya posting untuk esok hari. Klik kanan kiri ada perasaan sedikit mengganggu melihat space tinggal 2GB di salah satu partisi.</p>
<p>Muncul ide untuk merge partition (menggabungkan dua atau lebih partisi menjadi satu) sambil berpikiran besok pagi pasti dapat space lebih besar. Software untuk masalah partisi ini saya serahkan kepada Partition Magic 8.0. Tanpa ada rasa was-was saya langsung menggabungkan dua partisi HD saya. Bodohnya, saya melakukan itu tanpa mem-back-up data sebelumnya <img src='http://isdahahmad.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Penggabungan partisi dijalankan, kondisi batre leptop tipis dengan perkiraan cukup untuk 10menit ke depan. Tapi??? *ctes* PLN melakukan pemadaman bergilir *clingak-clinguk*. Telpon teman kanan kiri ternyata ada pemadaman juga.</p>
<p>*eng&#8230; ing&#8230; eng&#8230;*</p>
<p>Batre leptop habis dan PLN masih belum menyalakan listrik kembali. Beberapa jam berikutnya listrik nyala kembali dan posisi leptop booting dari awal. Penasaran cek hd leptop, dan hasilnya penggabungan partisi sukses. Tapi data 30GB hilang entah kemana. Coba lihat folder tempat pemindahan data dari partisi yang digabungkan langsung muncul peringatan *Access Denied*. Loh ya&#8230;</p>
<p>Kerjaan web yang harusnya minggu ini jadi duit hilang sudah *jingkrak-jingkrak*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/06/26/30gb-duit-yang-menghilang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hei, ini kecelakaan kecil!</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/05/31/hei-ini-kecelakaan-kecil/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/05/31/hei-ini-kecelakaan-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 01:20:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Malam hari ketika pulang dari kantor ada sebuah kecelakaan di pertigaan jalan depan pos polisi. Kebetulan saya lewat jalan itu, tak disangka ternyata yang mengalami kecelakaan adalah rekan kantor. Bukan sebuah kecelakaan besar, rekan saya jatuh dari motor karena terdorong sedikit dari belakang oleh sebuah mobil Honda Jazz. Si pengemudi mobil tersebut tidak sengaja menabrak/mendorong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam hari ketika pulang dari kantor ada sebuah kecelakaan di pertigaan jalan depan pos polisi. Kebetulan saya lewat jalan itu, tak disangka ternyata yang mengalami kecelakaan adalah rekan kantor. Bukan sebuah kecelakaan besar, rekan saya jatuh dari motor karena terdorong sedikit dari belakang oleh sebuah mobil Honda Jazz. Si pengemudi mobil tersebut tidak sengaja menabrak/mendorong sedikit motor rekan saya karena adanya blind spot dari jendela mobil itu.</p>
<p>Saya langsung turun dari skuter tepat di tengah jalan untuk membantu rekan saya. Setelah saya papah ke tepi jalan langsung polisi menanyakan kejadian barusan. Si pengemudi mobil tersebut merasa kuatir dan menanyakan kondisi rekan saya.</p>
<p>Saya pribadi tidak terlalu kuatir dengan kejadian kecelakaan tersebut. Rekan saya hanya kaget dan sedikit trauma dari kecelakaan sebelumnya. Ada hal yang menarik hingga saya posting kejadian tersebut. Di lokasi kejadian ada beberapa warga sekitar yang ikut membantu rekan saya. Karena saya terlihat ikut nimbrung di lokasi hingga membuat dua orang warga penasaran dengan saya dan menanyakan relasi saya dengan rekan saya. Saya menjawab &#8220;dia teman satu kantor&#8221;, dua orang tersebut kemudian mengompori saya untuk meminta uang ganti rugi pada pemilik mobil tersebut. Terus terang saya jengkel mendengar kalimat mereka berdua.</p>
<p>Perlu diketahui si pemilik mobil tersebut orang cina dan dia memakai kalung dengan simbol agama. Padahal si pemilik mobil sudah meminta maaf karena tidak kesengajaan dia. Saya langsung mengatakan pada mereka berdua &#8220;Pak, sudahlah ini hanya kecelakaan kecil!&#8221;. Mereka berdua langsung pergi meninggalkan tempat. Setelah kondisi tenang, si pemilik mobil meminta maaf ke saya juga dan langsung memberikan uang ganti rugi.</p>
<p>Heran juga melihat orang yang masih bersikap sinis dengan perbedaan yang ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/05/31/hei-ini-kecelakaan-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Shutter</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/05/31/shutter/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/05/31/shutter/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 01:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Shutter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Iya saya baru saja mendapatkan pacar. Dia akan menemani saya kemanapun saya berada. Cerita suka duka kami akan saya ceritakan dalam kategori shutter. Permasalahan pertama, siapa yang pantas dan berhak untuk berkenalan dengan kami? Saya sudah tidak sabar untuk waktu itu 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iya saya baru saja mendapatkan pacar. Dia akan menemani saya kemanapun saya berada. Cerita suka duka kami akan saya ceritakan dalam kategori shutter. Permasalahan pertama, siapa yang pantas dan berhak untuk berkenalan dengan kami? Saya sudah tidak sabar untuk waktu itu <img src='http://isdahahmad.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/05/31/shutter/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mental sebuah tandatangan</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/05/16/mental-sebuah-tandatangan/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/05/16/mental-sebuah-tandatangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 02:42:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Kantor]]></category>

		<category><![CDATA[tandatangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Kapan hari itu saya dipanggil seorang dan disodori selembar kertas. Sambil memberikan sebuah ballpoint beliau meminta saya untuk menandatangani kertas tersebut. Tentu saja urusan tanda tangan pasti urusan serius.
Ketika saya lihat lembaran itu tertera angka nominal, dan di sampingnya tertulis keterangan sebagai panitia sebuah acara *loh*. Sempat kaget juga, karena saya tidak merasa terlibat dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kapan hari itu saya dipanggil seorang dan disodori selembar kertas. Sambil memberikan sebuah ballpoint beliau meminta saya untuk menandatangani kertas tersebut. Tentu saja urusan tanda tangan pasti urusan serius.</p>
<p>Ketika saya lihat lembaran itu tertera angka nominal, dan di sampingnya tertulis keterangan sebagai panitia sebuah acara *loh*. Sempat kaget juga, karena saya tidak merasa terlibat dalam kepanitian terlebih lagi tidak ada SK (Surat Keputusan) yang menunjuk saya sebagai panitia.</p>
<p>Melihat nilai nominal yang cukup besar dengan berat hati saya menolaknya. Kalau dilihat selintas apa beratnya tanda tangan, toh semua orang sepakat kalau saya masuk dalam kepanitian. Saat itu juga saya menjawab &#8220;Bu, yang layak dapat ini bukan saya, tapi orang yang ngerjakan&#8221; *sambil nunjuk orangnya*.</p>
<p>Beliau langsung bertanya &#8220;Loh emang status dia apa? kan disini cuman PKL&#8221;. Heran juga kenapa yang dilihat dari statusnya bukan dari kerjanya. Saya masih ngeyel bahwa saya tidak berhak menerima uang itu. Beliau malah menambahkan &#8220;Bos bilang kalau kamu berhak mendapatkan ini, soalnya sering membantu di ISO&#8221;. Eiiits&#8230; tapi ini anggaran untuk kepanitian itu, bukan untuk ISO. Bahkan di keterangan lembaran itu tidak tersebutkan urusan ISO. Sambil keluar dari ruangan saya mengacungkan jempol saya sambil berkata &#8220;itu bukan hak saya&#8221; <img src='http://isdahahmad.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terkadang saya juga masih sering heran, karena kebiasaan sebagian kecil orang-orang tersebut menerima yang bukan haknya akhirnya hal tersebut seperti virus yang menular ke orang yang lain. Ya&#8230; ya&#8230; ya&#8230; bukannya saya sok suci, tapi kalau ingin membuat dunia lebih baik pasti di mulai dari sendiri *macak futurist*.</p>
<p>Moral op de stori: Curang sekali pasti akan curang selamanya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/05/16/mental-sebuah-tandatangan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jazz time with Farbig</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/04/18/jazz-time-with-farbig/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/04/18/jazz-time-with-farbig/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 08:39:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<category><![CDATA[cinemax]]></category>

		<category><![CDATA[farbig]]></category>

		<category><![CDATA[jazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[GuM  dapat SMS dari Mba&#8217; Wina (vokalis Farbig Band) untuk datang ke Cinemax Cafe di sawojajar. Penasaran juga dengan yang namanya Farbig, soalnya dulu GuM pernah mengajak saya untuk nonton jazz di Santika tapi saya tidak bisa karena waktu itu masih kerja di malam hari. Kalau tidak salah waktu di Santika itu band jazz [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tiyangsae.wordpress.com">GuM </a> dapat SMS dari Mba&#8217; Wina (vokalis Farbig Band) untuk datang ke Cinemax Cafe di sawojajar. Penasaran juga dengan yang namanya Farbig, soalnya dulu GuM pernah mengajak saya untuk nonton jazz di Santika tapi saya tidak bisa karena waktu itu masih kerja di malam hari. Kalau tidak salah waktu di Santika itu band jazz seluruh Surabaya (Surabaya All Star) tampil.</p>
<p>Semalam saya SMS Oom Meru untuk bergabung dengan kita menikmati jazz, kabarnya dia terakhir nonton jazz waktu Tompi konser di kota Malang. <em>Yeah rite</em> , IMHO penggemar musik jazz bisa dibilang cukup sedikit di kota Malang. Jadi para pemusik jazz kadang berpikir dua kali sebelum hijrah ke Malang.</p>
<p>Saya baru tahu kalau di Malang ada komunitas jazz *sweeeer*. Komunitas itu disebut <a href="http://malangjazzforum.wordpress.com">MJF - Malang Jazz Forum</a> . Komunitas ini baru terbentuk, semoga menjadi komunitas besar dan selalu menebarkan racun jazz ke semua kalangan. Bagi kalian yang merasa penggemar musik jazz silahkan bergabung di MJF. Orangnya asik-asik <span style="text-decoration: line-through;">padahal lom kenal</span> .</p>
<p>Minggu depan hari Kamis, masih ada sesi jazz di tempat yang sama dan tetap bersama Farbig. Kalau mau bergabung silahkan saja. Atau mau datang bersamaan? <em>u know where to find me</em> :d</p>
<p>Kritik dan Saran:</p>
<ul>
<li>Menu di cinemax cafe tolong diperbaiki.</li>
<li>Espresso koq manis?</li>
<li>Kopinya gag enak</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/04/18/jazz-time-with-farbig/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Beda selera presentasi gagal</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/04/08/beda-selera-presentasi-gagal/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/04/08/beda-selera-presentasi-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 03:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Kantor]]></category>

		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>

		<category><![CDATA[presentasi]]></category>

		<category><![CDATA[selera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Sebulan lalu kami bertiga mendapat tugas untuk membuat presentasi mengenai sekolah tempat kami bekerja. Bukan hal yang sulitkan? Kita sudah mendapat konsep untuk presentasi itu. Konsepnya: presentasi itu dibagi menjadi empat bagian komponen utama (kebijakan sekolah), presentasi itu berisi kumpulan foto mengenai perubahan di sekitar lingkungan sekolah. That&#8217;s all
Berbekal OpenOffice.org Impress Microsoft PowerPoint 2007 dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebulan lalu kami bertiga mendapat tugas untuk membuat presentasi mengenai sekolah tempat kami bekerja. Bukan hal yang sulitkan? Kita sudah mendapat konsep untuk presentasi itu. Konsepnya: presentasi itu dibagi menjadi empat bagian komponen utama (kebijakan sekolah), presentasi itu berisi kumpulan foto mengenai perubahan di sekitar lingkungan sekolah. <em>That&#8217;s all</em></p>
<p>Berbekal <span style="text-decoration: line-through;">OpenOffice.org Impress</span> Microsoft PowerPoint 2007 dan MS Windows Movie Maker kami membuat konsep presentasi yang sederhana. Untuk menampilkan foto yang begitu banyak cukup dibilang susah bila harus klik satu per satu slide. Jadi kita memakai MS Windows Movie Maker untuk membuat sebuah film slide show dari kumpulan foto tersebut, hasil generate dari Movie Maker menjadi wmv.</p>
<p>Malam hari Ibu Kepala Sekolah SMS dengan pesan &#8220;Bp ibu tim adiwiyata jkt akan datang ke sma 5 tgl 8 april besok pagi jam  07.00 kita koordinasi di ruang ks.Tks&#8221;. Melihat isi SMS tersebut dapat dibilang kedatangan Tim Adiwiyata sangat mendadak, padahal acara tersebut sangat besar setingkat nasional.</p>
<p>Jam 07.00 kita semua berkumpul untuk koordinasi acara di perpustakaan sekolah. <em>Here we go </em>hasil ppt kita diminta untuk ditampilkan. Slide demi slide kita tampilkan tapi hal itu menjadi bahan tertawaan. Semua mengatakan bahwa ppt tersebut kuno seperti tahun 60&#8242;an <em>*hey that&#8217;s my line*</em>. PPT tersebut semua menggunakan template dari MS Powerpoint 2007, template official tersebut sudah pasti telah melewati tes sehingga dapat menjadi default template MS Powerpoint 2007.</p>
<p>Saya suka dengan kritikan yang tajam karena itu membuka mata saya, tapi beberapa rekan saya yang ikut mengerjakan ppt tersebut hanya menunduk malu karena menjadi bahan dagelan. Di sisi lain saya ikut ngakak karena mendengar komentar orang.</p>
<p>Beberapa orang yang ikut dalam rapat itu memberikan contoh ppt seperti apa yang diinginkan. Kami bersama melihat ppt tersebut sambil sedikit melamun *OMG*. Ketika itu juga saya curhat di <a href="http://id-gmail.info">kampung gajah</a> untuk meminta pendapat para pakar designer &#8220;bagaimana membuat desain ppt yang tepat untuk orang kelahiran tahun 60&#8242;an&#8221;. Berikut yang dapat disimpulkan *ngakak*:</p>
<ul>
<li>Pakai foto yang di-resize ukurannya secara tidak proporsional</li>
<li>Pakai banyak clipart</li>
<li>Font pakai warna-warni tiap poinnya</li>
<li>Pakai banyak wordart</li>
<li>Gunakan background yang berbeda, dan tetap secara tidak proporsional</li>
<li>Jangan lupa pakai backsound lagu Titiek Puspa</li>
</ul>
<p>Tapi memang benar contoh yang diberikan sesuai dengan poin di atas. Sekarang kami merevisi ppt yang telah kami buat dengan menggunakan desain di jaman ketika template belum ada *kapan ya*. PPT yang baru sesuai dengan poin yang ada di atas.</p>
<p>Harapan kami ppt yang baru sesuai dengan keinginan mereka semua. Dan harapan pribadi saya, bila saya seumuran mereka nanti saya masih bisa terus mengikuti perkembangan desain dan teknologi yang ada. Biar tetap terlihat trendi lah&#8230; *halah*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/04/08/beda-selera-presentasi-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Teman, mata saya berkedut seminggu ini</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/04/07/teman-mata-saya-berkedut-seminggu-ini/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/04/07/teman-mata-saya-berkedut-seminggu-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 08:04:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/2008/04/07/teman-mata-saya-berkedut-seminggu-ini/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah seminggu kelopak mata kanan saya berkedut. Saya iseng bertanya ke rekan sebelah saya, jawabannya cukup membuat saya tersenyum. Kalau saya pribadi menanggapi hal itu hanya sebagai mitos. Oh iya berikut jawaban dari beberapa rekan saya:

Yanis Sensei: Wah bakalan dapet cewek cantik tuh
aamiiin *sambil clingak clinguk di tengah food court*


Aida: Bakal dapet rejeki tuuh
aamiiin


Nindya: Ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah seminggu kelopak mata kanan saya berkedut. Saya iseng bertanya ke rekan sebelah saya, jawabannya cukup membuat saya tersenyum. Kalau saya pribadi menanggapi hal itu hanya sebagai mitos. Oh iya berikut jawaban dari beberapa rekan saya:</p>
<blockquote><p>
Yanis Sensei: Wah bakalan dapet cewek cantik tuh<br />
<em>aamiiin *sambil clingak clinguk di tengah food court*</em>
</p></blockquote>
<blockquote><p>
Aida: Bakal dapet rejeki tuuh<br />
<em>aamiiin</em>
</p></blockquote>
<blockquote><p>
Nindya: Ada yang kangen tuh<br />
<em>loh yaaa&#8230;</em>
</p></blockquote>
<p>Jadi bagi yang merasa kangen dengan saya, cobalah kirim sms atau telp saya kalau tidak punya no telp saya bisa kirim e-mail ke isdah[dot]ahmad[at]gmail[dot]com atau lewat Ye-em ke isdah[dot]ahmad. Jangan sampai tidak diungkapin bisa jadi jerawat loh. *LOL* ini mitos ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/04/07/teman-mata-saya-berkedut-seminggu-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tone composing</title>
		<link>http://isdahahmad.net/2008/03/31/tone-composing/</link>
		<comments>http://isdahahmad.net/2008/03/31/tone-composing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 05:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isdah.ahmad</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[fotografi]]></category>

		<category><![CDATA[lembah dieng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isdahahmad.net/2008/03/31/tone-composing/</guid>
		<description><![CDATA[Hasil hunting yang kedua saya dikompori teman-teman untuk mengunggah ke FN. Sebelum saya unggah ke FN, saya ubah sedikit tone foto itu menjadi sedikit soft dan goldy. Saya suka foto yang sederhana tapi memberikan kesan &#8220;wah&#8221; buat yang melihatnya. Tone composing itu merupakan permainan komposisi warna. Bila foto dirasa kurang merah, tinggal geser bar untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil hunting yang kedua saya dikompori teman-teman untuk mengunggah ke <a href="http://fotografer.net">FN</a>. Sebelum saya unggah ke FN, saya ubah sedikit tone foto itu menjadi sedikit soft dan goldy. Saya suka foto yang sederhana tapi memberikan kesan &#8220;wah&#8221; buat yang melihatnya. Tone composing itu merupakan permainan komposisi warna. Bila foto dirasa kurang merah, tinggal geser bar untuk menambahkan warna merah. Begitu juga untuk warna-warna yang lain.</p>
<p>Setelah saya unggah ke sana dengan sedikit rasa penasaran menunggu komentar dari anggota FN yang lain. Dalam beberapa menit, sudah ada komentar dari anggota FN. Kalau bisa disimpulkan seperti ini: terlalu sederhana, kurang ter-explore, kurang fokus, dan masih banyak kerkurangannya. Hampir semua komentar tersebut mengacu pada tone yang saya buat.</p>
<p>Dengan menggunakan software untuk image editing kita bisa mempermainkan tone sesuai dengan keinginan kita. Tapi pertanyaannya bagaimana membuat tone yang mantab dan memberikan kesan &#8220;wah&#8221; pada penikmatnya. Foto di atas merupakan hasil tone kedua saya dengan catatan membuat foto terkesan &#8220;dark&#8221;, berbeda dengan sebelumnya yang cerah, soft dan sedikit goldy (foto menyusul benwit cekak).</p>
<p>Sesi hunting selanjutnya pasti lebih mantab, tunggu saja wallpaper-nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isdahahmad.net/2008/03/31/tone-composing/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
