Isdah Ahmad

captured in fast script motion

June 21, 2010

Nonton GASKS 2010

Minggu ini sibuk banget kebetulan menjelang awal tahun ajaran baru, agenda kantor tumplek jadi satu di bulan Juni ini. Ada penerimaan siswa baru yang dibarengi dengan kenaikan kelas sekaligus penjurusan *kombo*. Memang ini acara tahunan, dan tiap tahun sibuknya juga sama hanya saja atmosfirnya yang membedakan dalam artian konfliknya beda. :evil:

Perlu sedikit hiburan di antara mengurusi deretan angka nilai hasil kerja keras siswa dalam satu semester. Kebetulan juga ada acara tahunan GASKS (Gelar Apresiasi Seni Krida SMALA) yang diselenggarakan oleh eskul teater sekolah yang berjudul “TMO”. Sampai saat ini aku sendiri masih tidak tahu arti dari “TMO” itu. :smile:

Tiket masuknya sangat murah sekali hanya Rp3.000,- dan mendapatkan snack berupa donat. Awalnya aku kira hanya aku sendiri yang nonton di antara guru lainnya, eh ternyata ketemu sama guru yang lain ditambah ketemu siswa yang baru lulus kemarin. *jingkrak”*

Acaranya agak telat setengah jam karena ada sedikit perbaikan minor. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pintu masuk dibuka. Aku langsung cari spot yang enak buat nonton tapi sayang aku tidak membawa kamera. Memang saat itu ingin kosentrasi menonton saja tanpa bingung curi gambar. :smile:

Dan acarapun dimulai, “TMO” ini mengadaptasi dari cerita Ande Ande Lumut yang sudah dimodifikasi dengan versi yang lebih modern tanpa meninggalkan pesan moral dari cerita Ande Ande Lumut. Oh iya, “TMO” ini tidak hanya teater saja, tapi dimodifikasi dengan tari dan karawitan.

Aku sendiri sudah tahu cerita tentang Ande Ande Lumut dulu waktu dibelikan oleh Ibu kaset “Sanggar Cerita” kalau tidak salah dibuat oleh Sanggar Prativi. TMO ini karya Pak Azis S., yang disutradarai oleh Ardie yang baru lulus kemarin.

Dari awal teater dimulai aku tidak habis ngakak sampai keringetan. Mulai make-up sampai sekecil apapun yang dibawakan oleh mereka pasti mengundang ketawa. Mereka dengan jenius memadukan guyonan ringan ala anak SMA dengan guyonan umum. Aku terus terang terhibur sampai lupa kerjaan, tapi tidak lupa sama pacar loh. *eh* :oops:

Ada satu hal yang sangat aku sayangkan, yaitu penonton rese’ yang berisik tidak jelas. Sangking berisiknya sampai dialog antar pemain tidak kedengaran. Saat itu dalam hati cuman bisa berkata #$%^&* hehe..

Akhir dari cerita berharap ada sarasehan ada beberapa pertanyaan yang sebetulnya membuat aku penasaran. Mungkin waktu yang semakin malam membuat acara tersebut berhenti sampai di sana. Aku hanya bisa kasih tepuk buat penggagas ide cerita, para pemain dan panitia. Tahun depan pasti akan lebih menarik dari tahun ini, jadi penasaran tahun kedepan akan seperti apa ceritanya.


May 08, 2010

Bismillah.., ikutan blog31hari

Sudah hari ke-8 untuk ikutan blog31hari dan saya terlambat untuk mengikuti. Mumpung hutang posting masih dapat terbilang sedikit, saya berniat mengikuti tantangan blog31hari. Mulai dari postingan ini saya akan menambakan posting-an di isdahahmad.net *bismillah*

Blog31hari ini semua gara-gara Bundhoot! Kemudian merembet ke twitter dengan hashtag #blog31hari. Sudah lima hari yang lalu saya ingin ikut tantangan ini, hanya saja banyak kesibukan dan keperluan yang berakibat pulang pagi, dan pagi lagi harus kembali pulang pagi *eh redundant*. Tapi hari ini saya benar-benar berniat menyempatkan waktu sejenak lima atau lebih menit untuk membayar hutang posting di mari.

Dengan blog ini saya juga berniat untuk belajar menulis dan berbagi lebih baik lagi *dari dulu juga berniat*. Semoga dengan tantangan ini saya lebih bisa mendeskripsikan apa yang ada di otak, biar tidak disindir lagi sama pak dosen gara-gara pintar bercerita tapi tidak pintar menulis *sigh*. Bismillah.. semoga waktu sejenak itu selalu ada..

Calon teknolog kudu pinter nulis.. yoi yoi..


March 14, 2010

Hmm.. ikutan berpartisipasi dalam kepergok membaca

Dikasih tahu adik untuk ikutan berpartisipasai di sebuah situs yang bertajuk “1000 foto kepergok membaca“, dan kebetulan ingat kalau punya foto yang sama dengan acara tersebut. Ublek-ublek hardisk akhirnya menemukan foto waktu hunting bersama teman-teman di pasar besar.

Hmm..

Foto ini di kasih judul “Hmm”, ya bisa dikatakan itu ekspresi si bapak di spion motornya ketika dia membaca koran. Oh iya foto ini ditampilkan di http://kepergokmembaca.wordpress.com/2010/03/14/isdah-ahmad/ kalau mau mengikutinya tinggal baca caranya di sini.

Silahkan mengajak teman, saudara, orang tua atau kakek nenek kalian untuk ikut berpartisipasi, mumpung akhir penerimaan foto masih akhir bulan. ;-)


February 28, 2010

Aku suka hujan

Hujan.. dari kecil aku sangat menikmati cuaca ketika hujan. Tapi entah kenapa ada juga orang yang tidak suka bahkan benci dengan yang namanya hujan. Aku juga heran ketika ada acara besar dan kebetulan mendung gelap, yang punya acara biasanya memanggil pawang hujan. Dan si pawang hujan datang sambil membawa dupa dan berkomat-kamit, ada juga yang sambil memutar-mutarkan payungnya dan berharap bahwa hujan berhenti. :sad:

Ini ada sekedar oleh-oleh ketika aku sedang PPL di salah satu SMP di daerah Malang Selatan, kebetulan sebagai sie dokumentasi dan so pasti bawa kamera. Monggo dinikmati.. kritik dan saran selalu ditunggu.. :grin:

Hujan adalah rejeki, konon ada yang bilang ketika deras-derasnya hujan itu adalah waktu yang tepat untuk berdoa karena saat itu rejeki turun ke bumi tanpa tanggung-tanggung. Aku suka hujan, moodku berubah menjadi senang ketika hujan. Kenapa kalian takut hujan? Hujan itu menyenangkan koq.. :smile:

Sisa foto bisa dilihat di sini.


February 19, 2010

Plegmatiskah diriku?

Browsing-browsing dengan rasa penasaran dengan dunia psikologi khususnya tentang kepribadian manusia akhirnya menemukan juga tipe-tipe kepribadian. Dalam dunia psikologi tipe kepribadian dibagi menjadi empat bagian yaitu:

  • Sanguinis (populer)
  • Melankolis (sempurna)
  • Koleris (kuat)
  • Plegmatis (damai)
4 humours in respective order: choleric, melancholic, phlegmatic  and sanguine

4 humours in respective order: choleric, melancholic, phlegmatic and sanguine

Sebetulnya aku mendapatkan info ini juga dari muridku yang pinter bahasa inggris sewaktu aku mengajar di kelas dia. Kebetulan kelasnya lagi “meriah”, dan akhirnya aku bertanya kepada dia “kalau kamu jadi aku, apa yang akan kamu lakukan?”. Eh sewaktu tanya itu, aku juga melihat buku sedikit tebel di meja dia tentang kepribadian manusia. Dan aku tanya kepada dia “menurutmu karakterku seperti apa”, dan dia menjawab “bapak itu seorang plegmatis”. Ha? Plegmatis? :smile:

Ok, sekarang kita lihat seperti apakah seorang plegmatis itu?

  • Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
  • Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
  • Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
  • Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
  • Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
  • Penengah masalah yg baik
  • Cenderung berusaha menemukan cara termudah
  • Baik di bawah tekanan
  • Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
  • Rasa humor yg tajam
  • Senang melihat dan mengawasi
  • Berbelaskasihan dan peduli
  • Mudah diajak rukun dan damai

Waaah damai banged (pakai “d” biar manteb) ya seorang plegmatis, bahkan bisa dikatakan ini karakter yang bertolak belakang dengan ketiga karakter lainnya. Eh.. tunggu dulu, karakter ini juga punya kelemahan loh. Dan kalau tidak bisa membuat dia seimbang malah bisa membuat bencana.

Sedikit curcol seeh, sebetulnya aku posting yang ini gara-gara ada kejadian kali kedua akibat keteledoranku, dan bisa juga dikatakan karena aku seorang plegmatis :|. Sekarang kita coba lihat apa yang terjadi dengan keteledoran seorang plegmatis gara-gara sangking inginnya hidup damai apa yang terjadi?

  • Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/kegiatan baru
  • Takut dan khawatir
  • Menghindari konflik dan tanggung jawab
  • Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
  • Terlalu pemalu dan pendiam
  • Humor kering dan mengejek (Sarkatis)
  • Kurang berorientasi pada tujuan
  • Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
  • Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
  • Tidak senang didesak-desak
  • Menunda-nunda/menggantungkan masalah

Dari situ sudah banyak sekali kelemahan seorang plegmatis yang penyuka damai. Jiaah.. kelemahannya jelek banged :sad:, yang paling menonjol pada karakter plegmatis ini adalah sulit untuk mengatakan “TIDAK!”. Contoh kasus yang terjadi adalah seperti ini: anda punya janji dengan teman si A jam 8pagi, semua udah dipersiapkan mulai pagi dan jam 7.30 sudah mau berangkat koq ndilalah (mendadak) ada teman lain (si B) datang. Lah trus bagaimana? Seorang plegmatis tidak bisa mengatakan “eh sori aku ada janji neeh, lain waktu aja ke sini ya..” atau “loh ngapain ke sini? sori aku sibuk!”. Sudah bisa ditebak seorang plegmatis pasti akan mempersilahkan masuk, kemudian berusaha memberi kabar si A dengan berbagai ahlesyan! :lol:

Tapi namanya manusia pasti bisa mengatasi masalah tersebut, apalagi kita punya kemampuan untuk berpikir. Semua itu tidak terlepas dengan pengalaman juga yang akhirnya membelajarkan kita.

Oh iya aku juga tidak murni plegmatis koq, salah ciri yang sedikit mbleset aku tuh orangnya suka tantangan loh :twisted: salah satu contohnya proposal tesis belum selesai tapi sudah berani nunjuk waktu buat maju sidang proposal. Kurang gila gimana hayoo…

Postingan ini juga gara-gara habis diingatkan sama mon ami uhuuiy.. *hug*




Back to top