Posts Tagged ‘lembah dieng’

Tone composing

Monday, March 31st, 2008

Hasil hunting yang kedua saya dikompori teman-teman untuk mengunggah ke FN. Sebelum saya unggah ke FN, saya ubah sedikit tone foto itu menjadi sedikit soft dan goldy. Saya suka foto yang sederhana tapi memberikan kesan “wah” buat yang melihatnya. Tone composing itu merupakan permainan komposisi warna. Bila foto dirasa kurang merah, tinggal geser bar untuk menambahkan warna merah. Begitu juga untuk warna-warna yang lain.

Setelah saya unggah ke sana dengan sedikit rasa penasaran menunggu komentar dari anggota FN yang lain. Dalam beberapa menit, sudah ada komentar dari anggota FN. Kalau bisa disimpulkan seperti ini: terlalu sederhana, kurang ter-explore, kurang fokus, dan masih banyak kerkurangannya. Hampir semua komentar tersebut mengacu pada tone yang saya buat.

Dengan menggunakan software untuk image editing kita bisa mempermainkan tone sesuai dengan keinginan kita. Tapi pertanyaannya bagaimana membuat tone yang mantab dan memberikan kesan “wah” pada penikmatnya. Foto di atas merupakan hasil tone kedua saya dengan catatan membuat foto terkesan “dark”, berbeda dengan sebelumnya yang cerah, soft dan sedikit goldy (foto menyusul benwit cekak).

Sesi hunting selanjutnya pasti lebih mantab, tunggu saja wallpaper-nya.

Foto itu harus punya arti dan pesan

Wednesday, March 12th, 2008

Masih berhubungan dengan posting sebelumnya. Dari beberapa hasil jepretan saya ternyata hasilnya kurang maksimal dari angle kurang pas, ber-noise, sampai backlight karena waktu itu mendung ini juga karena angle yang kurang pas.Melalui flickr saya minta pendapat dari Sastro dan Wedus. Komentar dari Sastro memfoto model itu tidak boleh dari samping, setelah itu tinggal olah digital dengan software image editing dan mempermainkan tone atau color balancing. Komentar dari Wedus lebih menanggapi dari sisi makna foto. Wedus menanyakan dari foto itu apa yang akan ditonjolkan? Kalau dari modelnya lebih baik wajah atau ekspresinya ditonjolkan.

Hohoho… jepretan selanjutnya diharapkan lebih baik. Trims buat Sastro dan Wedus atas kritikannya. Oh iya hampir lupa trims juga buat modelnya.