Isdah Ahmad

captured in fast script motion


Juni – Juli, Waktunya liburan

Hohohooo.. kesibukan kantor memang mengganggu hobi bermain. Kalau guru waktu liburan sekolah pasti libur juga, berbeda dengan guru plus seperti saya dan teman-teman yang lain. Waktunya liburan disibukkan dengan PSB, Rapotan, MOS (Masa Orientasi Siswa). Akhirnya biar tidak sampai kejadian sutris aka stres bahkan sampai gila makan semir sepatu *eh*, maka kudu curi-curi waktu liburan. Bisa jadi waktu weekend atau waktu hari libur nasional.

Sedikit gambaran saja, apa yang ada di bulan Juni-Juli:

  • Savanah Bromo (bukit teletabis denial)
  • JFC – Jember Fashion Carnaval Carnival *semoga lebih bagus dan ramai*
  • JOSS – Jogja Street Shot *semoga tidak ada kejadian teroris seperti tahun kemarin*

Berikut sedikit foto nostalgia diambil dari beberapa sumber:

Savanah Bromo (Bukit Teletabis Denial)

Savanah Bromo (Bukit Teletabis Denial) by Oom Nunug

Savanah Bromo (Bukit Teletabis Denial)

Savanah Bromo (Bukit Teletabis Denial) by Oom Nunug

Ranupane

Ranupane by Oom Nunug

Trus untuk sisa foto nostalgia bisa dilihat di galeri saya sendiri:

Semoga tidak ada aral melintang yang menghalangi. Eh dan semoga Mon Ami juga mau ikutan kalau tidak sibuk :oops:

*Aamiin*

Hmm.. ikutan berpartisipasi dalam kepergok membaca

Dikasih tahu adik untuk ikutan berpartisipasai di sebuah situs yang bertajuk “1000 foto kepergok membaca“, dan kebetulan ingat kalau punya foto yang sama dengan acara tersebut. Ublek-ublek hardisk akhirnya menemukan foto waktu hunting bersama teman-teman di pasar besar.

Hmm..

Foto ini di kasih judul “Hmm”, ya bisa dikatakan itu ekspresi si bapak di spion motornya ketika dia membaca koran. Oh iya foto ini ditampilkan di http://kepergokmembaca.wordpress.com/2010/03/14/isdah-ahmad/ kalau mau mengikutinya tinggal baca caranya di sini.

Silahkan mengajak teman, saudara, orang tua atau kakek nenek kalian untuk ikut berpartisipasi, mumpung akhir penerimaan foto masih akhir bulan. ;-)

Aku suka hujan

Hujan.. dari kecil aku sangat menikmati cuaca ketika hujan. Tapi entah kenapa ada juga orang yang tidak suka bahkan benci dengan yang namanya hujan. Aku juga heran ketika ada acara besar dan kebetulan mendung gelap, yang punya acara biasanya memanggil pawang hujan. Dan si pawang hujan datang sambil membawa dupa dan berkomat-kamit, ada juga yang sambil memutar-mutarkan payungnya dan berharap bahwa hujan berhenti. :sad:

Ini ada sekedar oleh-oleh ketika aku sedang PPL di salah satu SMP di daerah Malang Selatan, kebetulan sebagai sie dokumentasi dan so pasti bawa kamera. Monggo dinikmati.. kritik dan saran selalu ditunggu.. :grin:

Hujan adalah rejeki, konon ada yang bilang ketika deras-derasnya hujan itu adalah waktu yang tepat untuk berdoa karena saat itu rejeki turun ke bumi tanpa tanggung-tanggung. Aku suka hujan, moodku berubah menjadi senang ketika hujan. Kenapa kalian takut hujan? Hujan itu menyenangkan koq.. :smile:

Sisa foto bisa dilihat di sini.

MJF’s 3rd Gathering – The Colors of Jazz Sound Art

Lewat facebook si Mike aka Maik aka Kim ngomporin ikutan acara gathering-nya Malang Jazz Forum di Maraschino Coffeshop (ex. pizza paparons) dengan nama The Colors of Jazz Sound Art. Karena merasa terundang ya wis lah aku, oom urem, oom nunug, oom handa dan oom boris rencana meluncur ke sana. Undangan yang kami dapet jam lima sore, tapi biasa kita janjian dateng agag maleman skitar jam tujuh malem. Sampe sana *tepok jidat* lampu mati :lol: ya akhirnya kami nongkrong di parkiran nunggu lampu nyala sekalian lirik-lirik yang lewat :smile: kebetulan bawa kamera set ISO vampire langsung jeprat jepret deh…

Sampe ampir jam sembilan malem baru listrik nyala langsung kami bergegas masuk. Sempet heran ternyata di dalem rame banged kirain tadi waktu lampu mati pada keluar ternyata mereka tetep nongkrong di dalem kegelapan, apa gag takut copet ya? *halah*. Di dalem pengen nonton pameran foto, eh ternyata fotonya gag dikasih spotlight :roll: *err… gimana liatnya*.

Sampe dalem kita langsung duduk di tempat seadanya, ternyata acara sudah dimulai sebelum lampu mati dengan dibuka oleh band Farbig *untung udah lewat*. Btw band dengan aliran Jazz di Malang begitu banyak tapi yang sering tampil koq cuman Farbig ya? *garuk”*. Kita duduk langsung disuguhi alunan musik dari Nusantara Etno Jazz ;-) tapi sayang sound-nya kurang pas *imho* musik dari alat musik tradisional gag gitu kedengeran :sad:

Sampe kedepan masih imho, soundnya gag enas blak :sad: ato kupingku aja ya?. Selama acara berlangsung kebetulan bawa kamera juga ya sutra iseng nyetrit di dalem.

Semakin malem semakin pelan musiknya semakin nge-swing, dan aku sukses terkantuk-kantuk :grin: . Mungkin kalo musiknya semakin malem semakin nge-beat, nge-groove, nge-soul beda kali yak. Eh tapi kemarin sempet terngiang-ngiang lagunya Redemption Song (Bob Marley) yang dibawain oleh Trio Jazz dari Bali mangstabs…

Ya wis itulah sepenggal cerita nonton Jazz, acara yang dapat dibilang langka di kota Malang. Sisa fotonya bisa dilihat di sini, dan aku masih berharap dapat nonton gathering MJF yang keempat.

Stasiun Kota Baru Malang & Penumpang

Bukan karena oom Willy loh aku suka nongkrong di Stasiun Kota Baru Malang. Sudah hampir sebulan aku sering nongkrong di stasiun, ternyata banyak scene menarik di sana dan banyak drama yang terjadi di sana *uhuk*. Rencananya koleksi foto jalanan ini dijadikan beberapa album yang menceritakan tiap-tiap orang di sana.

Ok, aku mulai dari penumpang dulu dari posting-an ini. Apa yang menarik dari penumpang? Hmm… yang menarik dari mereka menurutku adalah karena mereka “orang asing”. Karena mereka orang asing sudah pasti mereka tidak mengenal kita, dan kita terlihat invisible di mata mereka. Ketika kita jepret mereka tidak akan mengamati kita secara langsung.

(more…)



Back to top